Template by:
Free Blog Templates

Monday, 12 March 2012

Kamu harus belajar tega

Aku menulis ini karena ingin mengakhiri semua kemunafikanku selama ini. Aku memang berhak atas hidupku sendiri, atas masa depanku sendiri.
Selama ini aku selalu memulai sesuatu dengan tulus,bahkan bisa dibilang hampir tanpa pamrih.Tapi kejadian yg aku alami akhir" ini ternyata mampu menggeser sedikit pandanganku.Kenyataanya penilaian sebagian besar memang dari yang terlihat mata.Padahal niat baik itu tak terlihat.Lalu mana yg lebih penting, tetap berpegang pada niat baik atau mengejar penilaian.
Hari ini aku melewatkan obrolan yang cukup menarik.Temanku berkata "kamu harus belajar jadi orang tega".Dulu aku pernah memvonis salah kata" ini.Tapi sekarang, setelah semua yang kualami,mungkin aku patut mencoba. Bukankah bersusah payah itu butuh penghargaan yg setimpal.Lalu apa arti pengabdian. Apa aku harus mengabdi pada yg kuyakini atau yg membayarku lebih?
Selama ini aku berpegang pada satu hal.Kebenaran itu saat aku tidak mengingkari hati nurani.Tapi hati nuraniku seakan selalu melemahkanku.Berkata bahwa tidak seharusnya aku menyakiti orang lain meski orang itu telah menyakitiku.Jadi haruskah aku tega, Tuhan?

0 comments: