Template by:
Free Blog Templates

Thursday, 26 April 2012

Biar malam memilihku

aku sang karang yang terluka
saat jutaan mata menatapku
terkesima penuh kekaguman
padaku yang tegak kokoh
dalam derai hujan badai
padahahal aku terasing
sendiri di tengah berisik ombak
dikelilingi gelombang murka
yang berusaha mengikisku
sedikit demi sedikit
merapuhkan tulangku
aku mulai muak pada dunia
pada angin yang memanggil badai
bahkan camar yang berteduh di kepalaku
hanya meninggalkan kotoranya
rasanya sudah membumbung geramku
aku tak percaya lagi cahaya
membuatku berbalik arah
kurajut asaku di hitam jalan ini
semoga nanti bisa kuakhiri
saat kebaikan punya arti lagi

0 comments: