Template by:
Free Blog Templates

Thursday, 26 April 2012

Saatnya menulis takdirmu

Hari iseng liat tv, ternyata ada film yg menarik.Judulnya The adjustment bureau.Menceritakan sebuah agensi yang bertugas merencanakan hidup seseorang.Seperti penggambaran dari Tuhan dengan takdirnya.Suatu ketika agensi itu merencanakan hidup calon senat bernama David Norris,seseorang yang temperamental tapi berkharisma tinggi.Tapi rencana kemudian menyimpang.David kemudian bertemu seorang wanita dan kemudian saling jatuh cinta.Agensi itu kemudian berusaha mengembalikan sesuai rencana, bahwa mereka berdua tak seharusnya bersama.Tapi keadaan menjadi semakin kacau saat david kemudian memergoki agen itu saat bertugas.Padahal aturanya, siapun tidak boleh membocorkan informasi tentang agensi itu jika tidak ingin memorinya di hapus.Begitupun David, dia dipaksa menyimpan sendiri rahasianya.Tapi kemudian dia bersikeras.Dia tetap ingin bersama wanita yang dicintainya itu.Dia ingin melawan takdirnya.Tapi kemudian dia diberi tahu satu hal.Bahwa perpisahan adalah jalan terbaik untuk mereka.David bisa mengejar ambisinya menjadi presiden sedangkan wanita itu akan menjadi penari hebat, rencana itu akan hancur jika mereka bersama.Tapi kemudian muncul seorang agen yang baik.Dia memberitahu David bahwa takdir tak selamanya bisa diatur. Masih ada ruang yang menentukan yaitu sebuah pilihan.Maka Davi dibantu agen itu kemudian berusaha melawan rencana.Melawan sebuah kekuatan yang seakan tak terkalahkan, seperti takdir. Tapi berkat kemauan keras dan perjuangan yang sangat keras, akhirnya mereka berdua dapat menemukan jalan untuk bersatu.Mungkin david akan kehilang riuh tepuk tangan atau wanita itu tak jadi penari hebat,tapi akan digantikan dengan kebahagiaan dan perasaan saling melengkapi.Film ini mampu membuka mataku bahwa, meskipun ada takdir yang telah tersurat, itu tidak mutlak karena masih tersedia sebuah ruang kendali dalam diri kita yaitu sebuah pilihan, beserta kemauan untuk memperjuangkan pilihan itu.Seperti kata penutup film ini "Hampir semua orang berjalan sesuai rencana kami, tapi kadang ada orang sepertimu yang menghancurkan semua demi sebuah keyakinan. Mungkin sekarang bukan kami yang harus menulis takdir, tapi kamu".

0 comments: