Template by:
Free Blog Templates

Tuesday, 15 May 2012

Dialog empat lilin

Ada 4 lilin yang menyala,
Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Yang pertama berkata "
“Aku adalah DAMAI Namun manusia tak mampu menjagaku,
maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”"
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata "Aku adalah IMAN, Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku.
Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”"
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran Lilin ketiga
bicara "“Aku adalah CINTA. Tak mampu lagi aku untuk tetap
menyala. Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna. Mereka saling membenci,bahkan
membenci mereka yang mencintainya, membenci
keluarganya"
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga, seorang anak masuk ke dalam kamar dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut, ia berkata “ "Apa yang terjadi?! Kalian harus tetap
menyala, Aku takut
akan kegelapan!".” Lalu ia pun mengangis tersedu-sedu. Hal itu membuat Lilin keempat terharu kemudian berkata "“Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan
ketiga Lilin lainnya. Akulah
HARAPAN"
”Dengan mata bersinar, sang anak kemudian mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.
Yang seharusnya tidak pernah mati adalah HARAPAN yang ada
dalam hati…, dan semoga kita dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun masih memiliki HARAPAN sehingga mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cintanya.

0 comments: